Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Terlibat Cinta Segitiga Bagian II

Gambar
Kenyamanan bisa datang di manapun dan kapanpun. Tergantung bagaimana untuk memperlalukannya. Sehingga kenyamanan ini tidak bisa dihindar. Hanya satu kenyamanan hilang dengan sendirinya. Yaitu, buatlah hatinya terluka karena perasaan yang begitu berharap ingin memiliki seutuhnya. Sehingga kenyamanan itu sirna oleh luka yang menyayat hati tidak berdarah. Tetapi akan membekas oleh ingatan. Ketika mereka selesai berfoto bersama untuk segera buat spanduk untuk posko KKN nanti. Mereka siap-siap bergegas untuk pulang karena menjelang malam. Yunda tidak ada temannya pulang karena tadi dia jalan kaki dari fakultasnya. “ntan.. kamu bawa motor ya?” Tanya Yunda. “hmm.. nggak bawa yun.” Jawab Intan. “Yahh.. baru aja mau nebeng ke kamu ntan.” Yunda dengan wajahnya letih dan lesu. Tiba-tiba Aji datang menghampiri Yunda sambil membawa kamera dan peralatan lainnya masuk ke mobilnya. “Yunda, Intan kok masih di sini? Bentar lagi gelap lho.” Tanya Aji. “Iya ji.. aku sama Intan nggak ...

Terlibat Cinta Segitiga Bagian I

Gambar
Suatu cerita ada sekelompok mahasiswa yang akan menjalankan tugas akhir selain skripsi. Yaitu, KKN (Kuliah Kerja Nyata) kurang lebih selama 45 hari. Untuk pengabdian kepada Masyarakat di tempat KKN nanti. Yang pastinya, ada perwakilan setiap fakultas untuk kelompok KKN nya. Semoga dapat teman yang baik-baik deh, nggak macam-macam pastinya. Setidaknya, ada mau ngajak sholat dan ngaji bareng gitu hehe. Dan yang terpenting mudah-mudahan nggak ada yang cinlok (cinta lokasi) atau terlibat cinta segitiga deh pokoknya. Masa iya, cinta dibagi-bagi duh nyesek banget ya. Pagi-pagi Indah sudah ngecek smartphonenya lihat lokasi KKN. Yang pasti dia berharap kknnya tidak jauh dari rumahnya. Ketika sudah cek lokasinya dia lihat nama-nama yang sekelompok akan jadi teman, sahabat, gebetan sesaat, pacar sesaat, dan keluarga sementara selama 45 hari. Ketika itu Indah cek nama-nama teman KKN nya ternyata cowok cuma ada 2.    "Ada Yunda, Ros, Intan, Bagas, Aji."  "Anih.. cowoknya cu...