Menyamar sebagai sahabat

Sepuluh tahun sudah linda dan nadya bersahabat,sekarang mereka duduk di bangku SMA.
Bel alarmnya berbunyi "cring cring" jam menunjukkan 07.45,"aaa.. Gua telat nih",kata linda,sontak saja linda kaget langsung lari,ke kamar mandi dan buru-buru gak sempat sarapan berangkat dengan sepeda kesayangannya itu.

Sesudah nyampai di sekolah linda langsung lari dengan buru-buru,Ke kelasnya tiba-tiba linda menabrak
seorang cowok dan beberapa saat kemudian linda berhenti lari,melihat ke belakang ternyata cowok itu jatuh gara-gara ditabrak linda gak lihat jalan,terus lari "woeee.. Kalo lari itu lihat pakai mata,jangan lari kayak banteng aja lu" kata cowok itu,dan linda bingung mau nolongin cowok itu atau ke kelasnya kerjain tugas dari pak bambang,guru paling killler disekolah ini, dan pada akhirnya linda memilih ke kelas karena belum kerjain tugas,linda sudah nyampai di kelas dengan ngos-ngosan "wee.. Salin itu tugas selesaiin tuh,pak bambang bentar lagi datang,kalo datang lu belum selesai kelar hidup lu" kata nadya disebelah linda "iya udah tau gua,
diam dah lu" kata linda sambil ambil buku tugasnya. Nadya dan Linda sudah lama bersahabat sejak mereka SD satu sekolah sampai mereka SMA satu sekolah,bahkan satu kelas,mereka saling melengkapi dan saling memahami satu sama lain.

Ketika bel sekolah berbunyi,pertanda waktunya pulang,linda dan nadya berjalan ke arah pintu gerbang sekolah sembari nadya menunggu jemputan "tadi pas gua nyampai di kelas ngos-ngosan,gua tabrak orang," kata linda, "terus gimana orangnya gak apa-apa??," kata nadya,ekspresi nadia kaget mendengar ceritanya linda nabrak orang "Iyaa.. Gak apa-apa sih cuma jatuh aja dilantai wkwk,sebenarnya gua pengen niat nolongin tapi kan pak bambang masuk gimana,makanya gua kabur aja,"kata linda sambil cengar-cengir dengan menceritakan kejadiannya tadi pagi itu, "kasihan banget sih,tega lu ya," kata nadya,nadya sudah di jemput sama supirnya menunggu didepan gerbang sekolah "lin,duluan yah besok cerita
Lagi"kata nadya sambil melambaikan tangan kepada linda "dadaaaahh..",kata nadya,Linda hanya balas melambai tangan dengan senyum manisnya.
Ketika linda sudah di parkiran mau pulang dengan sepeda kesayangannya itu,tiba-tiba bannya kempes "Iyaa.. Kempes mau pompa dimana? Masak mau pulang gua mau jalan sama sepeda gerek-gerek sama juga boong", kata linda sambil muka cemberut dan bingung mencari tambal ban,soalnya di sekitar sekolahnya gak ada tambal ban,terpaksa pulang sama sepedanya jalan,tiba-tiba ada seseorang menghampiri linda di parkiran "kempes ya? Itu karma buat lu" kata seseorang itu,linda langsung menoleh ke belakang dan akhirnya cowok yang ditabrak linda tadi pagi berpapasan di lorong kelas "hmm.. Maafin gua,gua gak sengaja nabrak lu tadi gua buru-buru ke kelas kerjain PR",kata linda merasa salah dengan kejadian tadi pagi."kerjain PR? Kalo kerjain pr atau tugas dirumah bukan disekolah,"kata cowok itu dengan tegas ceramahin linda."iya maaf tadi pagi nabrak lu,langsung main kabur aja gua,hmm.. Gua traktir makan es krim deh sebagai permintaan maaf,"kata linda sambil menawarkan kepada cowok itu."iya deh kalo traktir gak apa-apa deh,ayo dah pulang siapa tau ketemu tambal ban dijalan,"kata cowok itu,"oya.. Nama mu siapa?? Ya biar akrab gitu,kata linda senyum tulus mau menjabat tangan,"nama gue,panggil aja Arfi,"balas dengan menjabat tangan linda.

Sepanjang jalan mereka ngobrol-ngobrol,ketawa-ketawa sambil makan es krim di jalan bahas yang penting sampai gak penting,linda akrab banget sama Arfi baru kenalan udah akrab so sweet sekali.

Keesokan harinya di sekolah linda menceritakan tentang ketemunya sama cowok yang ditabrak sama linda dengan muka senang,merah merona dan sepertinya pandangan pertama."nad,kemarin gua pulang bareng sama dia dan gua traktir kasihan gua tabrak langsung ninggalin gitu aja,"kata linda,"ciee.. Udah pulang bareng,terus terus??,"kata nadya dengan
penasaran dengan cerita linda pulang bareng sama Arfi."yah.. Kemarin ketemu aja di parkiran dan sepeda gua kempes,terus cari tambal ban sama dia,terus gua traktir makan es krim itu menebus kesalahan gua,"kata linda,"wkwkwk.. Makanya kalo lari lihat-lihat orang,"kata nadya hanya bisa ketawa dengar kejadian linda kemarin."ntar sore gua pergi sama dia jalan-jalan,"kata linda senyum-senyum malu,"ahh.. Masak?? Ciee ngajak jalan-jalan."kata nadya sambil mencolek pundaknya linda.

Ketika sore harinya,Linda dan Arfi jalan bareng disebuah mall ke arah toko buku,mereka asyik mencari buku hingga mereka main bareng dengan serunya,raut wajah mereka terlihat bahagia,hingga akhirnya ketika Arfi pulang kerumah sudah di tunggu sama mama dan papa nya."fi,besok malam kamu gak kemana-mana??,kata papa,"gak,kenapa emangnya
pa??,"kata Arfi dengan wajah penasaran,"besok malam,kita pergi makan malam bersama keluarga pak wijaya,jadi papa ngajak kamu kenalin anak pak wijaya,"kata papa langsung masuk ke ruangannya dan Arfi hanya menuruti permintaan papanya pertemuan antara keluarga Arfi dengan keluarga pak wijaya.

Besok malam,Arfi dengan orang tuanya sudah berada direstoran bintang lima menunggu kedatangan keluarga pak wijaya,beberapa menit kemudian pak wijaya datang dengan istri dan anaknya seumuran dengan arfi,mereka berbasa-basi hingga kedua keluarga ini membuka topik bahas perjodohan anaknya,ternyata Arfi dijodohin sama nadya."papa sih gak buru-buru,lagian kalian masih SMA nanti pas lulus SMA,Arfi bantu-bantu di perusahaan bapak,"kata pak wijaya dengan menawarkan
perkerjaan dengan Arfi ketika lulus SMA,"tapi saya kan kuliah,emang bisa om kuliah sambil kerja nanti??".kata Arfi,"bisa kok nak.. Nanti kan dibantu sama nadya,"kata pak wijaya sambil menoleh ke anak semata wayang itu,perwaris tunggal dari keluarga pak wijaya. Arfi dan nadya berbicara tentang mengenai perjodohan kedua orang tuanya disebuah taman hingga Arfi mau toilet meninggalkan hpnya di
Nadya,selang beberapa menit hpnya Arfi bunyi,dan nadya lihat kontaknya yang telpon adalah linda,langsung nadya angkat telponnya "haloo.. Fi bagus banget novelnya gua suka banget besok-besok jalan bareng lagi yok"kata linda lewat telpon,nadya hanya bisa mendengarkan langsung di matikan,nadya ngecek hpnya Arfi ternyata ada fotonya dengan linda,"besok gua akan jelasin ke dia udah berani nikung
yah,"kata nadya dengan nada kesal.

Keesokan harinya di sekolah nadya jalan bareng Arfi menuju ke kelas memanggil linda,"linda??"kata nadya,"iya.. Nad kenapa??,"kata linda menoleh ke belakang ternyata linda kaget melihat nadya bergandeng tangan sama Arfi,"maaf yah yang semalam itu gua yang ngangkat telponnya langsung gua matiin,"kata nadya sambil senyum sinis kepada linda "jadi mulai sekarang jangan dekatin Arfi lagi deh,karena orang tua kita sudah jodohin kita iya kan fi??,"kata nadya ke arah Arfi,Arfi hanya bisa diam seribu bahas mengenai hubungan linda dan nadya ternyata sudah sahabatan sejak lama."selamat nad semoga kalian langgeng dan buat lu fi,gua kembaliin buku lu terima kasih ya,"kata linda langsung lari keluar dari kelas,linda hanya bisa berkaca-kaca dan patah hati
Karena orang yang didekatinnya itu,ditikung oleh sahabatnya sendiri.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nyongkolan:Perkawinan Dalam Adat Sasak

Menunggu kepastian