Tertawa Bersama

Ketika aku pulang kuliah langsung masuk kerumah. Bergegas ganti baju, ingat sekilas "oyaa.. Aku ada tugas linguistik diakronis kumpulin nya hari rabu ini." kataku langsung gesit makan dan pamit sama Mama mau cari tetangga yang berada di luar rumah sih. Siapa tahu, ada bantuin aku terjemahin bahasa daerah yang berada di Lombok ini. Yang aku belum ketahui selama tinggal di sini (Lombok) pastinya.

Sore hari akan segera terbenam. Aku sudah keliling kompleks kok pada sepi sih?. Aku sempat turun mau belanja gitu. Siapa tahu, pedagangnya keluar tapi masih di dalam. Aku nggak sengaja ngelirik ke rumahnya si kumis (nama samaran). Tapi mau ketemu orang tuanyalah. Ketika sudah sampai ke rumahnya si kumis. Langsung disambut sama mamanya yang ramah dan supel deh. "Permisi Tante, aku mau ke sini ada tugas dari dosenku. Disuruh cari bahasa daerah dan kebetulan mau translate ke bahasa sasak." kataku. Akhirnya direspon, nggak dikacangin seperti anaknya wkwk. "Oyaa.. Nih ada omnya asli sini." jawab tante dengan senyumnya paling plus plus deh unchh wkwk.

Ketika sudah banyak kata yang aku dapat. Ada juga nggak tau dari bapaknya si kumis dan lucunya lagi bertanya sama ibunya walaupun ya nggak asli dari lombok sih. dan juga bertanya sama anaknya sih tapi bukan dia ya.
"Ma, apa bahasa sasaknya rumput?" tanya om.
"Hmm.. Apa, perasaan kemarin dikasih tau." jawab tante.

Akhirnya om mikir dan menemukan artinya. Tapi aku lupa artinya dan tulisannya apa. Tapi sudah aku tulis di selembar kertas. Setiap arti kata per kata, di bawa ketawa. Yang pasti aku ikut ketawa juga terbawa suasana. karena tingkah orang tuanya si kumis yang humoris dan kocak abis.

Sudah selesai tugasku. Si tante masih ngajak aku bercanda.
"Besok kalau ada tugas kayak gini, kesini ya cari om tapi bayar per jam." kata tante langsung  ketawa ngakak.
"Nggak, om dan tante cuma bercanda, nggak usah ditanggapin." kata om dengan nada ketawanya.
"Santai saja om. Aku suka bercanda om. Kalau ada bercandain, aku akan tertawa wkwk." kataku dengan nada ketawa yang khas.

Ketika aku mau pamit pulang. Mamanya bertanya tentang kegiatan organisasi kampus.
"Kemarin, si kumis ada acara apa tuh di kampusnya tapi acara di jurusannya.dia bawa bunga hias tante." kata tante.
"Ohh.. Itu acara HMPS tante." jawab aku
"HMPS, itu apa Ndah?" tanya tante.
"Itu himpunan mahasiswa program studi tante. Setiap program studi mengadakan acara ya, ngisi waktu luang ya. Nggak sibuk sama tugas melulu sih. Biar cari pengalaman." jelas ku
"Ohh..tante nggak tau, baru tau ada namanya juga seperti itu." kata tante.
Nah, si om nyeletuk kata si tante. Ya, nggak pernah ikut organisasi kampus sih kayaknya. Jadi aku hanya bisa ketawa mendengar percakapannya orang tua ini yang bikin mengundang ketawa.
"Gimana mau ikut organisasi, orang tante sibuk pacaran terus." kata om sambil ketawa. Aku juga nyeletuk perkataan si om.
"Iyaa.. Orang pacarnya, om sih makanya tante sibuk pacaran terus." kataku dengan ketawa ngeledek wkwk. Dan akhirnya tertawa bersama karena perkataanku tadi.

Ketika sudah pamit sama tante dan om. Masih ada terbawa suasana karena bercandanya itu loh. Bikin ketawa lagi sengakak-ngakaknya wkwk. Beruntung punya tetangga punya sisi humorisnya. Tapi yang lebih beruntungnya lagi, anak-anaknya punya orang tua yang humoris.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nyongkolan:Perkawinan Dalam Adat Sasak

Menyamar sebagai sahabat

Menunggu kepastian