Nyongkolan:Perkawinan Dalam Adat Sasak



Nyongkolan adalah sebuah kegiatan adat dalam rangkaian acara dalam prosesi perkawinan pada suku sasak di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini berupa arak-arakan kedua mempelai dari rumah pria ke rumah mempelai wanita, dengan diiringi keluarga dan kerabat mempelai pria, memakai baju adat, serta rombongan musik atau bisa disebut Gendang Beleq pada kalangan bangsawan.

Ketika itu saya mewawancarai yang bernama Bu Asih salah satu warga asli dari Lombok “kalau tinggal di kampung sih biasanya mengadakan nyongkolan setiap minggunyanya, karena kan sebelum nyongkolan, pasti pihak dari keluarga laki-laki akan datang kerumah dari pihak perempuan, kalau anaknya sudah melamar akan segera menentukan tanggal pernikahannya dan segera di umunkan di masjid biar satu kampung tahu kalau ada yang menikah dan mengundang satu kampung untuk menghadiri pernikahan mereka.

Tujuan dari prosesi ini adalah untuk memperkenalkan pasangan mempelai tersebut ke masyarakat. Dalam prosesi ini biasanya membawa beberapa benda seperti hasil kebun, sayuran, dan buah-buahan yang dibagikan pada kerabat dan tetangga mempelai perempuan. Pada kegiatan bangsawan memiliki urutan baris iring-iringan dan benda yang di bawanya mempunyai aturan tertentu.

Nyongkolan sering diadakan pada setiap minggu atau akhir pekan selepas dzuhur sampai sore. Iring-iringan yang menarik perhatian kepada masyarakat untuk menonton karena suara gendangnya dan serta kedua mempelai yang berada pada sepanjang jalan.

Komentar

  1. Budaya yg indah dan menarik. Trimkasih informasinya min ^^

    BalasHapus
  2. Keren,,,! Makin bangga menjadi indonesia karena kaya akan budaya dan tradisi yang sangat indah.

    BalasHapus
  3. Info nya sngat bermanfaat kembangkan terus

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  5. Budaya pernikahan sasak tidak bisa terlepaskan dari nyongkolan layaknya kamu dan dia yang tidak bisa dipisahkanπŸ˜‚ Oke ini informasi yang bagus terus kembangkan!

    BalasHapus
  6. Setiap daerah punya budaya pernikahan yang tujuannya sama dengan karakter acara yang beragam. Jadi teringat saat diarak sepanjang jalan berdua si dia saat baralek gadang dulu _^
    (SumBar Wedding Party Style)

    BalasHapus
  7. Wah menarik sekali yaa.. Terimakasih informasinya sangan membantu

    BalasHapus
  8. Sangat bagus karena menambah wawasan tentang tradisi sasak

    BalasHapus
  9. mau nanya, besok kalo kmu nikah kamu mau nyongkolan juga nggak ??

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyamar sebagai sahabat

Menunggu kepastian